Introvert Survivor

Selamat datang di Introvert Survivor

Sama seperti judulnya, blog ini mempunyai misi untuk mengajak para introvert untuk tetap survive dan berkarya, serta tidak menjadikan kepribadian introvert sebagai penghalang. Ada banyak sisi positif dari introvert yang apa bila digali lebih dalam akan berpotensi membuat seorang introvert menjadi sangat luar biasa dan bisa berdamai dengan diri sendiri.

Di sini kamu akan menemukan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan introvert. Semua artikel dalam blog ini berasal dari analisa / pengalaman pribadi penulis, pengalaman orang lain, literatur dan sumber lainnya. Semua artikel salinan selain dari tulisan penulis akan disertakan sumbernya.

Blog ini mungkin tidak akan rutin update mengingat blog ini hanya dikelola oleh satu orang admin yang juga punya kesibukan lain di luar sana, namun diusahakan konten akan diupdate secara berkala. Bagi pembaca yang ingin berkontribusi menyumbang tulisan atau pengalaman, you are very welcome here. Kirimkan tulisan kamu via email di introvertsurvivor@gmail.com

Panel 1

Apa Itu Introvert ?

Ekstrovert dan Introvert adalah instilah yang dicetuskan oleh Carl Jung untuk menggambarkan dua jenis sikap atau orientasi utama kepribadian. Ketika kita membahas tentang ekstrovert dan introvert, maka kita akan membahas tentang dua “dunia” yang berbeda, yakni dunia di luar diri kita dan dunia di dalam diri kita. Jika seseorang lebih cenderung berinteraksi dengan dunia luarnya maka dia adalah seorang ekstrovert, sebaliknya jika lebih sering berinteraksi dengan dunia yang ada di dalam dirinya sendiri, maka dia adalah seorang introvert.

Ekstrovert adalah kepribadian yang cenderung mendapatkan energi / gairah melalui interaksi sosial, senang terlibat dalam kegiatan yang terdiri dari kelompok orang, dan lebih peka terhadap apa yang ada di sekitar mereka.

Pernyataan di bawah ini umumnya menggambarkan seorang ekstrovert:

  • Seorang ekstrovert terlihat sebagai seorang yang ramah, senang serta mudah berinteraksi dengan orang lain.
  • Ekstrovert menyukai kerja di dalam kelompok.
  • Ekstrovert memiliki banyak relasi pertemanan dan mengenali banyak orang.
  • Ekstrovert terkadang bertindak secara spontan dalam melakukan sesuatu dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk mempertimbakan tindakannya.
  • Sebelum memulai suatu kegiatan, ektrovert terkadang lupa apa yang harus dilakukannya, dan mengapa ia harus melakukan itu.

Introvert sangat bertentangan dengan Ekstrovert, dimana Introvert cenderung pendiam, tertutup, suka merenung, serta lebih peduli tentang pemikiran dalam dunia mereka sendiri. Seorang introvert memperoleh (more…)